Apa Gunanya Hidup?

Tahun ini saya berusia 16 tahun. Saya bingung sebenarnya apa yang akan saya cari selain Tuhan dan uang di dunia ini. Tentu saya sudah mendapatkan banyak cinta dari keluarga dan teman. Mengapa hidup tetap terlihat monoton? Mengapa saya terlihat begini-begini saja? Apa sih gunanya hidup? Hidup ini tujuannya kemana? 


Saya sangat mensyukuri hidup yang saya punya di dunia ini. Entah mengapa terpikir untuk apa eksistensi saya di dunia ini? Bahkan saya jarang berpartisipasi pada setiap kehidupan orang di sekitar saya. Apakah saya tercipta untuk menjadi figuran semata? Saya bahkan tidak pernah menonjol di segala bidang. Tipikal figuran sekali bukan? Saya tidak tahu apakah saya bahagia atau tidak dalam menjalani kehidupan ini. Standart kehidupan yang bahagia itu sebenarnya seperti apa? 


Tidak ada yang namanya standart bahagia. Semua orang punya versinya masing-masing,begitu juga jalan kehidupan. Setelah saya beradu pikiran di dalam otak saya sendiri,saya sadar bahwa hidup tidak selamanya tentang bahagia dan saya sering merasa apa gunanya hidup jika tidak dinikmati atau merasa bahagia? Padahal tujuan dari hidup bukan hanya untuk bahagia. Tapi untuk merasakan semua ekspresi dan emosi yang ada.


Saya merasa pendapat saya benar tentang hidup untuk merasakan dan mengalami semua yang pernah ada. Dengan menerima masa lalu,tersenyum bersama teman,menangis bersama keluarga,menikmati makanan di restoran favorit bersama keluarga,kecewa karena nilai jelek,senang saat meniup lilin ulang tahun bersama orang yang dikasihi. Semua perbedaan ekspresi dan emosi itu seharusnya membuat manusia menjadi lebih hidup. Masalah utamanya adalah manusia tidak selalu memiliki nasib yang sama. Ada yang tidak punya keluarga,teman,sahabat,saudara,orang tua,pacar dan sebaliknya ada yang tidak punya.  


Yah,inti dari tulisan ini adalah hidup bukan tentang bahagia saja. Namun tentang merasakan sesuatu dengan seseorang atau orang-orang penting yang menuntun mu untuk menjadi bahagia. Rasakan semua emosi dan ekspresi yang ada di setiap peristiwa. Niscaya hidup akan lebih terasa hidup. "Everything that kills me makes me feel alive" Sepotong lirik lagu one republic yang berjudul counting stars. Tanpa adanya lika-liku hidup kita akan terasa monoton serta bimbang apa yang seharusnya kita pilih. Sadari sekitarmu dan rasakan semuanya.

Komentar

  1. Keren banget Kak, baru 16 tahun sudah bisa berkontemplasi sejauh itu. Tetap semangat mengarungi hidup bersama orang-orang terkasih....

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengaruh Patriarki Di Era Modern

Juara 2

Tentang Mengikhlaskan.